Jumat, 06 Mei 2016

Jiwa yang Menjerit

 Long weekend kali ini jalan ramai tidak hanya oleh orang2 yang ingin berlibur, namun juga diramaikan anak2 SMA yang merayakan kelulusan mereka. Ya, hari ini merupakan pengumuman Ujian Nasional 2016. Di beberapa sekolah, terlihat anak2 yang mencorat coret seragam mereka dan berpawai bareng. Meski sebenarnya pawai telah dilarang, namun masih saja ada yang tidak mengindahkan hal itu. Mereka lebih memilih meluapkan kebahagiaan karena telah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA.

 Padahal jika ditilik dari kacamata yang lebih luas, lulus SMA hanyalah sebuah ‘kesuksesan kecil’. Meski begitu, mereka merayakannya seakan itu adalah hal yang sangat spesial. Memang kelulusan merupakan sesuatu yang harus dicapai dengan usaha maksimal, namun bagaimana jadinya jika mereka menghadapi kesuksesan2 lainnya yang lebih besar. Misalnya saja diterima di Universitas impian, lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan, atau ketika mereka mendapatkan pekerjaan yang mereka impikan. Bagaimana kiranya jiwa mereka akan menerima hal tersebut?

 Kelulusan SMA, sebenarnya merupakan ‘gerbang baru’ untuk masuk ke dunia yang lebih luas. Jika biasanya teman sekelas hanya dari satu daerah saja, maka di perkuliahan teman2 nya akan berasal dari seluruh penjuru Indonesia. Perbedaan budaya tentunya akan menjadi sesuatu yang mungkin tidak dirasakan saat di SMA. Maka dari itu, penulis sangat mengharapkan lulusan SMA bisa ‘meluluskan’ pula jiwa mereka agar bisa menerima ‘kesuksesan2’ lain yang lebih besar yang sangat mungkin untuk mereka capai.
 
Be Better, Kawan :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar